Selasa, 06 Desember 2011

Pengenalan dan Pemilihan Bahan untuk Garnish (1)


Jenis Buah.
Aneka macam buah dan sayuran segar bisa dibuat garnish.
1. Apel

KARAKTERISTIK:
Pori kulit tampak nyata, halus dan renggang, daging buah putih, halus dan berair, cepat menghitam bila dipotong/diiris/digigit.

PENANGANAN:
■     Sebelum diukir/dibentuk
Apel termasuk buah yang tahan disimpan di dalam lemari es selama 3-4 bulan karena kulit apel biasanya mengandung wax hingga dapat menjaga kulitnya tidak mudah keriput dan kerenyahannya terjaga, sebelum disimpan bungkus dengan plastik, jika tidak mempunyai lemari es, bungkus apel dengan kertas lalu disimpan ditempat sejuk dan gelap untuk menjaga kesegarannya.
■     Sesudah diukir/dibentuk
Sesaat sebelum diukir, apel dicuci dan digosok bersih karena kulit apel mengandung wax yang berbahaya jika termakan, kemudian sesudah diukir dan dibentuk segera rendam sebentar dalam air jeruk agar tidak cepat menghitam kena udara, setelah itu bungkus dengan plastik, ditaruh di lemari pendingin dan jangan diletakkan dekat buah-buahan lain yang lunak seperti kiwi, stroberi karena apel mengeluarkan senyawa 'fenolik' yang dapat menyebabkan buah lain cepat busuk.

BENTUK
Pilih yang besar, bulat, permukaan kulitnya licin tidak keriput, tidak ada bagian yang rusak atau busuk.Gunakan apel  yang berwarna merah, pilih yang agak besar dan bulat  permukaan kulitnya harus licin, serta tidak ada bagian yang rusak atau busuk.
WARNA:
Hijau atau merah

 2. Anggur
Di pasaran saat ini, selain anggur lokal berwarna hitam, banyak juga dijual anggur merah dan hijau. Gunakan anggur merah dan hijau sebagai bahan utamanya dan anggur lokal untuk pelengkapnya, misalnya untuk bagian mata pilihlah anggur merah dan hijau yang besar dan licin permukaan kulitnya. 


KARAKTERISTIK:
Karena permukaan kulit anggur tipis, maka kulit buah menjadi cepat rusak, dapat tumbuh jamur apabila berada dalam lingkungan yang lembab.

PENANGANAN:
■     Sebelum dihias/ dimakan
Cuci bersih anggur sampai tidak ada lapisan putih.
■     Setelah dihias
Dibungkus dan simpan dilemari es atau ditempat sejuk. Sebaiknya ditata sebagai sentuhan akhir.


BENTUK :
Pilih yang besar, permukaan kulitnya licin tidak keriput, tidak ada bagian yang rusak atau busuk, masih terlihat segar, tangkai belum mengering serta warna cokelat.

WARNA :
Ungu atau merah, hitam (anggur lokal)


3.  Bengkuang

KARAKTERISTIK:
Banyak mengandung air & getah, cepat kering dan menguning dalam beberapa waktu
PENANGANAN:
■     Sebelum dihias/ dimakan
Jenis umbi ini dibersihkan dan dibuang kulitnya dengan cara ditarik bukan dikupas. Usahakan segera mengukirnya dan jangan dibiarkan dalam waktu yang cukup lama. Karena banyak mengandung air dan getah, pada saat mengukirnya hindari terlalu banyak gesekan antara kulit kita dengan daging buahnya untuk mencegah iritasi pada kulit tangan kita.
■     Setelah dihias
Setelah selesai diukir dibersihkan dengan air dingin dan sedikit air jeruk, dibungkus dengan plastik kemudian masukkan ke dalam lemari es atau ruang ber AC apabila akan ditata keesokan harinya

BENTUK:
Pilih yang besar apabila menginginkan bentuk yang besar demikian juga sebaliknya. Permukaan kulitnya yang Iicin, tidak berserat, banyak air dan tidak ada bagian yang rusak atau busuk.
WARNA:
Putih

4. Jeruk
 KARAKTERISTIK
Banyak mengandung air, berbiji, rasa manis asam, dapat diukir kulitnya atau secara ditata secara utuh (bulat).
PENANGANAN:
■     Sebelum diukir/dibentuk
Jeruk adalah jenis yang tahan lama, dapat disimpan di Iemari es atau ditempat sejuk.
■     Setelah diukir/dibentuk
Usahakan diukir tidak lama sebelum proses penataan hiasan makanan, apabila ingin disimpan agar dibungkus plastik dan disimpan dilemari es atau ruang ber-AC.

JENIS & BENTUK:
Pilih jeruk sunkist untuk mendapat kulit yang tebt licin, mengkilap, dan tidak ada bagian yang rusak atau busuk, menarik warnanya, pilih yang seg besar, dan bulat.
WARNA:
Orange, kuning dan hijau

5. Semangka
KARAKTERISTIK:
Memiliki kandungan air yang lebih banyak dibanding melon, jenis lokal berbiji dan impor tidak berbiji, rasanya manis, daging buah sangat lunak, kulit buah sangat keras sehingga dapat melindungi daging buah agar tidak cepat rusak dan kesegarannya terjaga.
PENANGANAN:
■     Sebelum diukir/dibentuk
BENTUK:
Pilih semangka yang bulat dan besar, segar, tidak Diji dan tidak ada bagian yang rusak atau uk. Kulit dan daging buah dapat diukir.
WARNA KULIT:
Kulitnya hijau kekuningan, daging buahnya merah kekuning

Cuci bersih, digosok untuk menghilangkan getahnya, ditempatkan di tempat sejuk apabila agak matang. Semangka yang matang sekali disimpan di lemari es.
■     Setelah diukir/dibentuk
Setelah diukir segera dibungkus dengan plastik dan ditaruh dilemari es atau ruang ber-AC apabila akan dipakai keesokan harinya.

BENTUK:
Pilih semangka yang bulat dan besar, segar, tidak Diji dan tidak ada bagian yang rusak atau uk. Kulit dan daging buah dapat diukir.
WARNA KULIT:
Kulitnya hijau kekuningan, daging buahnya merah kekuning


6. Nanas
 Pilih nanas yang segar dan tidak lembek, kulit buah memiliki mata yang besar, serta daun mahkota masih segar dan hijau.

7. Melon
 Pilih melon yang bulat segar, kulitnya tidak keriput, dan tidak ada goresan.


8. Pepaya

Pilih yang panjang dan lurus, kulit terlihat terang, daging buah masih kenyal, tanpa kerutan, dan tidak busuk. Untuk membuat bentuk daun kelapa, pilih pepaya yang masih hijau/muda.

Pengertian Garnish

Garnish adalah hiasan untuk makanan. Hiasan dalam hal ini adalah segala sesuatu yang umumnya bisa dimakan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menunjang penampilan suatu hidangan, sekaligus menggugah selera makan.

Sebelum menyantap suatu hidangan, indra matalah yang pertama kali menangkap penampilan suatu hidangan. Jika penampilannya kurang baik sehingga tidak menggugah selera, kita bisa mengurungkan niat untuk mencicipinya meskipun sebenarnya hidangan tersebut sangat lezat rasanya. Kesannya akan berbeda jika hidangan yang disajikan diberi hiasan menarik yang sekaligus biru dimakan. Hidangan nasi goreng yang disajikan begitu saja di atas piring akan lain kesannya jika diberi hiasan cabai dan tomat yang dibentuk bunga serta ketimun yang dibentuk daun, misalnya. Garnish yang dibuat oleh mereka yang ahli memang sangat menarik dan tampaknya rumit, padahal sebenarnya membuat garnish tidaklah sisukar yang dibayangkan. 

Keterampilan membuat garnish tidak hanya dimiliki mereka yang berbakat seni saja, semua orang bisa membuatnya sendiri. Yang dibutuhkan untuk menguasai keterampilan garnish adalah kesabaran, ketekunan, din keinginan untuk selalu mencoba lagi jika mengalami kegagalan hingga berhasil. Peralatannya pun tidak banyak dan mahal, cukup pisau tajam berujung runcing, dilengkapi puruit dan lain yang sangat mudah didapat seperti gunting, tusukan gigi, dan talenan.

Minggu, 20 November 2011

Jenis Bumbu Dasar Bahan Masakan Khas Indonesia

Negara kita Indonesia memiliki kekayaan resep masakan tradisional serta rempah-rempah yang berlimpah ruah yang siap memuaskan dahaga kita atas makanan yang enak-enak. Ada empat jenis warna bumbu dasar yang biasa dipakai pada masakan khas indonesia yaitu bumbu berwarna merah, oranye, kuning dan putih. Untuk mendapatkan hasil terbaik pada bumbu, sebaiknya memakai bahan dasar yang dalam kondisi baik atau segar seperti cabe, tomat, bawang putih, bawang merah, lada, kemiri, ketumbar, kunyit, bahan minyak goreng untuk menumis, serta penggorengan berbahan jenis teflon agar.
Resep untuk mengolah bahan bumbu beraneka ragam warna tersebut cukup mudah. Hanya dengan mengulek / menghaluskan bahan bumbu, lalu ditumis di penggorengan hingga matang dan berminyak. Sebelum menumis, campur bumbu ulek dengan minyak goreng setengah. Setelah agak kering dan kalis tambah setengah minyak goreng lalu ditumis. Jika kurang pedas bisa ditambah dengan cabai merah segar atau kering.
Bahan-Bahan Untuk Membuat Bumbu Berdasarkan Warna Dasar :

1. Bumbu Warna Dasar Merah
Cabe merah tanpa biji, tomat, bawang merah, bawang putih, gula, garam, terasi, minyak goreng.

2. Bumbu Warna Dasar Oranye
Cabe merah non biji, bawang merah, bawang putih, jintan, kemiri, kunyit, jahe, adas manis, ketumbar, lada, gula, garam, minyak goreng.

3. Bumbu Warna Dasar Kuning
kunyit, bawang merah, bawang putih, cabe giling, merica bubuk, jahe, kemiri, lengkuas, gula, garam, minyak goreng.

4. Bumbu Warna Dasar Putih
lengkuas, kemiri, bawang merah, bawang putih, garam, gula, minyak goreng.